CDCSUI Dorong Keberlanjutan Pala dan Cengkeh melalui Konservasi di Tidore Kepulauan
Menjaga pala dan cengkeh tidak cukup dengan mempertahankan tanamannya; pohon induk, pengetahuan petani, dan nilai ekonominya ikut dikonservasi.
Seluruh tulisan Sumber Daya Genetik Pertanian dalam satu indeks: berita kegiatan, Access and Benefit Sharing (ABS), kisah pengetahuan tradisional, dan opini para peneliti. Saring menurut kategori, jenis kegiatan, kelompok SDG dan komoditas, atau arsip bulan terbit; cari juga dengan kata kunci.
Menampilkan 1–5 dari 5 artikel
Menjaga pala dan cengkeh tidak cukup dengan mempertahankan tanamannya; pohon induk, pengetahuan petani, dan nilai ekonominya ikut dikonservasi.
Pala dan cengkeh bukan sekadar komoditas bagi masyarakat Maluku Utara. Kunjungan ke Kesultanan Ternate (21/9) dan Tidore (22/9) disambut upacara adat.
Penanganan pascapanen di tingkat komunitas menjadi fokus agar pala dan cengkeh Tidore bernilai tambah lebih tinggi.
Di Klopoduwur dan Sambongrejo, talas dan uwi masih ditanam di pekarangan, kebun campuran, dan tegalan dengan cara yang diwariskan lisan turun-temurun; warga mengenal hingga enam jenis talas dan enam jenis uwi.
Melalui Musyawarah Desa di Pendopo Samin, masyarakat Klopoduwur menyepakati pembentukan Kelompok Konservasi Polopendem Makmur berbasis kearifan lokal Sedulur Sikep.