Dari Pangan Lokal, Perempuan Kampung Samin Kembangkan Peluang Usaha
Talas, uwi, dan gembili yang lama menjadi pangan sehari-hari Sedulur Sikep kini diolah perempuan Kampung Samin menjadi produk bernilai tambah.
Seluruh tulisan Sumber Daya Genetik Pertanian dalam satu indeks: berita kegiatan, Access and Benefit Sharing (ABS), kisah pengetahuan tradisional, dan opini para peneliti. Saring menurut kategori, jenis kegiatan, kelompok SDG dan komoditas, atau arsip bulan terbit; cari juga dengan kata kunci.
Menampilkan 1–10 dari 12 artikel
Talas, uwi, dan gembili yang lama menjadi pangan sehari-hari Sedulur Sikep kini diolah perempuan Kampung Samin menjadi produk bernilai tambah.
Padi Rojolele telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Delanggu: pulen, manis, dan wangi. Dalam lima tahun terakhir area tanamnya menyusut, bahkan sempat hanya ditanam satu petani.
Pendampingan budidaya hingga pengolahan talas dan uwi bersama komunitas Sedulur Sikep Desa Sambongrejo.
Forum Koordinasi Lintas Sektor di Klaten, Magelang, dan Blora menyepakati kebun koleksi, bibit komunitas, dan tiga ruang kerja: kebijakan, konservasi-teknologi, serta pemanfaatan-ekonomi.
Melalui kegiatan ini, Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pertanian menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan mengenai kebijakan perlindungan SDG pertanian, potensi pembiayaan, serta penerapan mekanisme Access and Benefit Sharing (ABS) dalam pengelolaan sumber daya genetik pertanian.
Kalimantan Tengah menyimpan SDG tanaman yang beragam dan tumbuh bersama masyarakat lokal; provinsi menyiapkan langkah konservasi dan pemanfaatannya.
Penanganan pascapanen di tingkat komunitas menjadi fokus agar pala dan cengkeh Tidore bernilai tambah lebih tinggi.
Dua standar baru diperkenalkan secara daring: SNI 9400:2025 tentang pengelolaan bank gen in vitro tanaman dan SNI 9447:2026 tentang pedoman akuisisi SDG tanaman yang diperbanyak dengan biji.
Sekitar 70–80 persen luas tanam padi Kapuas masih memakai varietas lokal yang adaptif di lahan rawa pasang surut dan sesuai selera masyarakat.
Kerja sama ini merupakan bagian dari pelaksanaan Swakelola Tipe II Kegiatan Harmonisasi dan Penerapan Prosedur Access and Benefit Sharing (ABS) dalam Proyek Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI) Tahun Anggaran 2026.